RSS

Long Time to Keep This Feel

29 Jan

aduh … udah lama ne gak posting tulisan. mmm,,,, banyak kesibukan (sok artis). tapi emank iya (ngarep lu). postingan kali ini mau menulis apa ya???? (gaya berpikir detektif conan) yang jelas aku belum tau (terus kenapa nulis)…

atau aku tulis aja kejadian seminggu yang lalu,,, (apaan?) tulisan ini tentang pertemuan ku dengan seseorang (siapa tu????) yang telah lama ku harapkan kedatangannya (ah, yang benar?). dia ku kenal dari dulu (sejak kapan?) sejak tahun 2007 silam (sumpe lo!). dia orang yang membuat perasaan ku untuk sulit menerima orang lain. entah apa sebabnya aku juga tidak tau yang jelas perasaan ku yang muncul dari dulu sampe sekarang masih sama malah semakin besar perasaan itu. ironisnya, aku adalah orang yang terdapat dalam perumpamaan – perumpamaan mengenai orang yang berharap setengah hati (oooo…. tidak) entah itu merindukan bulan, merindukan matahari… yang jelas perumpamaan itu telah melekat pada ku terhadap perasaan ku yang tidak direspon apa pun olehnya. pernah aku mencoba untuk melupakan dia, berbagai cara ku lakukan untuk menghilangkan perasaan itu namun aku tidak berdaya melakukannya. bahkan aku pernah berpacaran dengan orang lain hanya untuk menghilangkan rasa itu tapi aku menjadi merasa bersalah telah mempermainkan perasaan orang lain dengan cara ku tersebut. aku memang cinta sama orang lain tapi rasa sayang ku itu yang tidak ada. entah apa sebabnya rasa sayang ini ingin ku ungkapkan langsung kepada dia. dia yang ku kenal sejak 4 tahun silam, dia yang selalu ku harapkan. aku menjadi semakin tidak berdaya saat dia mengatakan bahwa dia tidak punya perasaan yang sama seperti ku. jika dia bisa melihat ini hati ku maka dia akan melihat bagaimana sebuah kesedihan yang mendalam karena menggapai tangan yang tidak mungkin didapatkan (kasiaaaaaaan).

tapi tidak apalah (lho? maksudnya) biar pun aku tidak mengungkapkan secara langsung padanya (kenapa?) yang disebabkan oleh perasaan takut ku tidak diterima (dan memang benar tidak diterima) Aku telah bahagia setidaknya dengan mengingatkan dia tentang hari ulang tahunnya meski aku sering mengucapkan happy birthday tiap tengah malam. dan itu adalah satu – satunya cara untuk bisa mendengar kata terima kasih darinya.

 
2 Comments

Posted by on 29 January 2011 in My Experience, Sekedar tulisan

 

2 responses to “Long Time to Keep This Feel

  1. ievasaci

    1 February 2011 at 10:02 am

    yee, bguss.
    tapii syng, kakak malah ngemeng sendri😀

     
    • adypato

      8 February 2011 at 1:46 am

      anggep aja itu org yag ngomong dek….😀

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: