RSS

MEKANISME PEMBIAYAAN KONSUMEN

12 Jan

A.    PERJANJIAN PEMBIAYAAN KONSUMEN
Dalam mekanisme Pembiayaan Konsumen. Konsumen adalah pihak yang paling mengetahui barang-barang yang dibutuhkannya dan mempunyai inisiatif pertama untuk. menghubungi Perusahaan Pembiayaan Konsumen. Sebelum menghubungi Perusahaan tersebut, Konsumen telah menetapkan daftar barang yang dibutuhkan dengan harganya berdasarkan penawaran dari pihak Pemasok. Atas permohonan Konsumen, Perusahaan Pembiayaan Konsumen menyiapkan dokumen pendahuluan berupa Borang Permohonan Kredit (Credit Application Form) untuk diisi oleh Konsumen.
B.    PERJANJIAN JUAL BELI
Pada tahap berikutnya pihak Konsumen menghubungi pihak Pemasok untuk mengadakan Perjanjian Jual Beli barang. Dalam perjanjian tersebut disetujui oleh kedua belah pihak syarat bahwa harga barang akan dibayar tunai oleh pihak Perusahaan Pembiayaan Konsumen. Setelah pembayaran dilakukan, pihak Pemasok menyerahkan barang kepada pihak Konsumen. Karena ini adalah perjanjian jual beli, maka berlaku semua ketentuan tentang jual beli dengan segala akibat hukumnya, kecuali bila ditentukan lain secara khusus dalam perjanjian.
C.    PEMBAYARAN ANGSURAN
Sesuai dengan Perjanjian Pembiayaan Konsumen dan Perjanjian Jual Beli yang telah dilaksanakan, pihak Konsumen membayar harga barang kepada Perusahaan Pembiayaan Konsumen secara angsuran sampai lunas. Sebelum pembayaran lunas, semua dokumen kepemilikan atas barang kepada dan dikuasai oleh Perusahaan Pembiayaan Konsumen sebagai jaminan secara fiducia. Apabila Konsumen melakukan wanprestasi dalam arti tidak mampu lagi membayar (macet), maka Perusahaan Pembiayaan Konsumen berdasarkan  kuasa untuk menjual, melakukan penjualan barang guna menutup hutang konsumen yang belum dilunasi.
JENIS DOKUMEN DIGUNAKAN SEBAGAI ALAT BUKTI,
1.    Dokumen Pendahuluan, termasuk jenis ini adalah Borang Permohonan Kredit, Surat Laporan Pemeriksa, Surat Persetujuan Kredit,
2.    Dokumen Pokok, termasuk jenis ini adalah Perjanjian Pembiayaan Konsumen, Perjanjian Jual beli.
3.    Dokumen Jaminan, termasuk jenis ini adalah Perjanjian Fiducia, Surat Pengakuan Hutang, Surat Kuasa Menjual, dan Surat Persetujuan Istri/Suami.
4.    Dokumen Kepemilikan, termasuk jenis ini adalah Surat Faktur Pembelian, Kwitansi Pembelian, Sertifikat Kepemilikan.
5.    Dokumen Penyerahan dan Penerimaan, termasuk jenis ini Surat Pemesan Barang, Surat Penyerahan Barang, Surat Penerimaan Barang.
6.    Dokumen Pendukung, jenis dokumen yang bersifat perseorangan (individual) antara lain, KTP, KK, Daftar Penghasilan: dan yang bersifat perusahaan antara lain Anggaran Dasar, SIU, STDP, NPWP.

 
Leave a comment

Posted by on 12 January 2011 in FE UNRAM 09

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: