RSS

Jalan – Jalan yuk ke Lombok

12 Jun

Di Lombok terdapat banyak tempat yang bisa di kadikan tempat untuk tujuan rekreasi. Beberapa tempat tersebut antara lain:

• Mataram
Mataram adalah ibu kota propinsi Nusa Tenggara Barat. Sedangkan Ampenan merupakan kota pelabuhan yang lama yang berciri khas arsitektur kuno (pelabuhan yang sekarang berada di Lembar). Di kota Mataram (yang sudah menjadi satu kesatuan dengan kota Ampenan dan kota Cakranegara) kita bisa wisata kuliner, dengan makan makanan Lombok yang ciri khasnya adalah pedas. Di Jakarta kita sering melihat rumah makan Taliwang, dimana Taliwang adalah nama suatu tempat/kampung, yang awalnya banyak penjual makanan khas Lombok di sekitar daerah ini. Makanan khas Lombok, antara lain: Plecing kangkung, ayam plecingan, ayam Julat (ayam yang bumbunya sangat pedas), sambal beberok. Menu plecing sudah aku posting kemarin buat om sayur yaitu masakan dari kangkung lombok yang diberi/dimasak sambal, ayam plecing (ayam diberi bumbu pedas, didiamkan, dibakar/digoreng, kemudian diberi bumbu pedas lagi). Sambal beberok adalah sambal yang dibuat dari irisan terong ungu, kacang panjang, irisan bawang merah, irisan tomat dan cabe, disajikan bersama makanan khas Lombok lainnya. Minuman yang khas adalah kelapa madu, terdiri dari air kepala muda, dan kelapa mudanya disuwir-suwir serta diberi madu eehhmm nyamm…nyam…ehhm…sedaaap (tertariik??).

• Cakranegara
Merupakan kota bisnis, terdapat pasar pertanian, pasar burung, dan mata air Mayura serta pura Meru, pura terbesar di Lombok. Cakranegara konon dulunya merupakan bekas kerajaan, namun bekas kerajaan (situs) sudah tidak bisa dikenali. Makanan khas Cakranegara adalah kaki ayam goreng, telur asin, dodol buah dan berbagai manisan dari rumput laut.• Senggigi (Senggigi Beach)
Senggigi merupakan pantai alam berpasir putih yang bersih, dikelilingi hotel, losmen dan bungalow. Di sini tersedia berbagai fasilitas wisata yang lengkap. Wilayah Senggigi merupakan rangkaian sejumlah teluk yang landai dengan pantai-pantainya yang indah. Wilayah yang terletak di antara pantai dan bukit ini merupakan kawasan wisata unggulan di Pulau Lombok dan tempat ini terus berupaya menarik sebanyak mungkin wisatawan untuk berkunjung. Kawasan yang disebut Senggigi terletak di sepanjang jalan yang berada di tepi pantai sepanjang 10 Km. Sebagian besar penginapan dan toko-toko di kawasan ini berada di sepanjang jalan utama yaitu di Jl Raya Senggigi yang terletak sekitar 6 Km di utara Mataram. Sekitar 1 Km di selatan pusat wisata Senggigi terdapat Pura Batu Bolong yang berada di sebuah batu karang di tepi pantai. Sebagai salah satu pura Hindu Bali maka Pura Batu Bolong ini diarahkan menghadap ke Gunung Agung yang merupakan gunung paling suci bagi penganut agama Hindu Bali. Pura ini berada di lokasi yang cukup indah dan lokasi ini sangat bagus untuk menyaksikan matahari tenggelam. Kegiatan yang umumnya banyak dilakukan wisatawan di Senggigi adalah snorkeling dan menyelam. Peralatan snorkeling dapat disewa di sejumlah tempat di Senggigi, sementara beberapa operator penyelaman di Senggigi menyediakan peralatan dan fasilitas penyelaman lainnya.

• Suranadi
Taman Suranadi merupakan salah satu pura suci di pulau Lombok dan ada beberapa mata air serta ikan Tuna yang hidup di kolam yang dianggap suci dan tidak boleh ditangkap. Di samping itu Suranadi merupakan hutan wisata yang terletak 13 km sebelah timur kota Mataram. Udaranya sejuk dan dihuni berbagai jenis burung yang dapat dinikmati oleh pengunjung. Sekitar 5 Km di utara Suranadi terdapat Sesaot , merupakan kota pasar yang berada di tepi hutan. Di tempat ini terdapat sebuah lokasi wisata di mana pengunjung dapat berenang di sungai yang berada di dekatnya. Sungai ini dianggap sebagai salah satu sungai suci di Lombok karena airnya yang dingin berasal dari Gunung Rinjani yang dipercaya sebagai tempat bermukimnya para dewa. Untuk mencapai tempat ini pengunjung dapat menumpang angkutan umum dari Narmada. Pura lainnya yang dikunjungi wisatawan adalah di Gunung Pengsong yang terletak sekitar 9 Km di selatan Mataram. Pura dengan latar belakang panorama Gunung Rinjani, sawah dan juga laut. Lokasi ini pada masa Perang Dunia ke-2 pernah dijadikan tempat persembunyian tentara Jepang yang kalah perang. Sisa sisa meriam peninggalan tentara Jepang masih dapat ditemui di tempat ini. Selain pemandangan, wisatawan yang berkunjung ke tempat ini juga disambut sejumlah hewan kera yang menghuni kawasan ini Cobalah datang ke lokasi pada pagi hari sebelum kabut menghalangi pandangan ke arah Gunung Rinjani. Untuk mencapai tempat ini pengunjung dapat menumpang kendaraan umum dari Bertais namun jumlahnya tidak banyak; sebaiknya Anda menyewa kendaraan jika ingin ke tempat ini Merupakan wisata hutan lindung lengkap dengan hotel dan kolam renang air hangat serta lapangan tennis. Juga terdapat beberapa pura Hindu tertua, berlokasi 17 km dari kota Mataram.
• Narmada
Tempat wisata Kebun Raya Lombok, dengan kolam renang, serta ada pura Hindu yang sering digunakan umat Hindu untuk bersembahyang, lokasi 12 km dengan kendaraan dari kota Mataram Nama Narmada diambil dari nama sebuah sungai suci di India. Di lingkungan taman ini terdapat Pura Kalasa di mana setiap tahunnya diadakan upacara Pujawali untuk menghormati Dewa Batara yang dipercaya tinggal di Gunung Rinjani. Pada saat sekarang, taman terbuka untuk umum dan menjadi pusat rekreasi yang selalu ramai. Di dalamnya terdapat mata air yang konon airnya berasal dari Gunung Rinjani dan dipercaya bisa menjadikan seseorang tetap awet muda sehingga di sebut Air Awet Muda. Pada kawasan Taman Narmada ini juga terdapat kolam yang dapat digunakan untuk berenang. Pada hari Sabtu dan Minggu, tempat yang indah ini selalu ramai dikunjungi wisatawan. Lokasi Taman Narmada berada pada sebuah bukit, sekitar 6 Km di timur Sweta, di jalan raya utama yang menghubungkan kawasan timur dan barat Lombok. Pura Lingsar merupakan Kompleks pura yang luas, dibangun pada tahun 1714 dan merupakan pura yang dianggap paling suci di Lombok. Pura ini dibangun dengan menggabungkan nilai-nilai dari dua agama yang berbeda yaitu Hindu dan Weku Telu dalam satu kompleks. Pura ini dirancang dalam dua bagian yang terpisah dan dibangun dalam dua tingkat yang berbeda. Pura Hindu ditempatkan di bagian utara dan lebih tinggi dari pada pura Weku Telu yang berada di bagiaan selatan. Di dalam kompleks pura ini terdapat kolam yang dibuat untuk menghormati Dewa Wishnu. Kolam ini menjadi habitat hewan belut yang dapat dipancing keluar dari tempat persembunyiannya dengan sebutir telur rebu. Pada awal musim penghujan akhir bulan Nopember-Desember di tempat ini diselenggarakan Perang Topat. Diawali dengan upacara persembahyangan di tempat pemujaan masing-masing, kemudian mereka memasuki lapangan di luar tempat pemujaan dan dilanjutkan dengan saling lempar dengan topat di antara para peserta upacara. Masyarakat meyakini bahwa upacara ini memberi berkah dengan turunnya hujan, sementara yang lain menyebutkan, upacara ini dilaksanakan sebagai wujud rasa syukur atas hujan yang diberikan oleh Tuhan bagi kemakmuran hidup mereka

• Batu Bolong (Batu Bolong Beach)
Merupakan sebuah tempat wisata dekat pantai di mana terdapat sebuah batu yang berlubang cukup besar di bagian tengahnya. di sebut Batu bolong Di sini terdapat juga sebuah pura yang berdiri di atas batu karang. Pura ini berhadapan dengan selat Lombok dan Gunung Agung Bali. Sering diadakan upacara-upacara keagamaan oleh masyarakat yang beragama Hindu dan dari tempat ini dapat dinikmati matahari terbenam. Terdapat pura diatas batu karang yang menjorok ke laut, dan jika cuaca cerah kita bisa melihat gunung Agung di pulau Bali, serta bagus untuk melihat pemandangan saat sunset. Untuk memasuki area ini, maka kita diwajibkan memakai pita kuning dari kain (dapat menyewa di lokasi), yang dipasang melingkari pinggang. Pemandangan sangat indah, dengan banyak batu karang. Lokasi 8 km dengan kendaraan dari kota Mataram.

• Mayure
Mayura yang berarti burung merak dalam bahasa Sansekerta, sebuah taman berlokasi di Cakranegara yang juga dibangun oleh Anak Agung Ngurah Karangasem pada tahun 1744 dengan nama Taman Kelepug yang diambil dari suara jatuhnya air di telaga dalam taman tersebut. Pada tahun 1866 taman ini direnovasi dan diganti nama menjadi taman Mayura. Konon di taman ini banyak terdapat burung merak memangsa ular yang banyak terdapat di taman tersebut. Ditengah-tengah taman terdapat sebuah bangunan terapung yaitu Bale Kambang yang dipakai untuk mengadili suatu perkara pada jaman penjajahan Belanda.

• Lingsar
Adalah Pura dengan ikan keramat di dalam kolam, lokasi 9 km dengan naik kendaraan dari kota Mataram.

• Pantai Sire (Sire Beach)
Taman laut dengan exotic coral dan ikan yang berenang kian kemari. Berlokasi 36 km dengan kendaraan dari kota Mataram.

• Gili Air, Gili Meno dan Gili Trawangan
Pulau kahyangan di bagian utara Lombok, dikelilingi taman laut. tiga pulau kecil yaitu Gili Air, Gili Meno dan Gili Trawangan. Ketiga pulau ini memiliki pemandangan yang sangat indah dengan pantainya yang putih bersih dan airnya jernih. Kawasan di sekitar tiga pulau ini dikenal memiliki taman laut yang sangat indah yang menjadi habitat aneka ikan yang indah berwarna-warni. Tempat ini sangat cocok untuk kegiatan wisata air khususnya menyelam atau snorkeling. Wisatawan yang senang menyelam atau snorkeling harus berhatihati dengan ikan karang (stonefish) di tempat ini -walaupun jarang ditemukankarena sangat beracun dan biasanya hidup di terumbu karang. Terdapat hamparan karang biru yang hanya ditemukan di dua tempat dunia, selain di laut Karibia juga dapat dilihat dan dijumpai di antara Gili Meno dan Gili Air. Dapat dijangkau dengan bus dari terminal Mandalika menuju Bangsal- Pemenang, berjarak 27 km, menyeberang dengan perahu 20 menit ke Gili Air, 30 menit ke Gili Meno dan 45 menit ke Gili Trawangan. Untuk akomodasi tersedia di ketiga gili ini. Pulau Gili Air merupakan pulau yang memiliki populasi terbesar di kepulauan Gili dan pulau ini terletak paling dekat dengan Pulau Lombok. Suasana pulau masih alami dan terasa sebagai kawasan pedesaan yang tenang karenanya sangat menyenangkan berjalan-jalan mengelilingi kawasan ini. Pulau Gili air dikelilingi pantai namun tidak semuanya cocok untuk berenang karena airnya dangkal dengan dasar berbatu tajam. Pulau Gili Meno yang terletak di antara Gili Air dan Gili Trawangan merupakan pulau dengan jumlah penduduk paling kecil di kawasan ini. Pulau ini sangat cocok bagi wisatawan yang menyukai ketenangan dan kesunyian sambil menikmati keindahan pantai. Pantai yang berada di sisi timur pulau memiliki suasana yang sangat menyenangkan dan juga lokasi untuk snorkeling. Peralatan snorkeling dapat disewa di sejumlah losmen yang terdapat di pulau ini. Penduduk setempat dapat menyewakan perahu motor kepada pengunjung yang tertarik untuk memancing atau berjalan mengelilingi kawasan ini sambil melihat ikan lumba-lumba. Pulau ini tidak memiliki toko atau warung sehingga wisatawan harus melengkapi seluruh kebutuhan yang diperlukan jika akan tinggal lebih lama di pulau ini. Gili Trawangan merupakan pulau terbesar di antara tiga pulau yang berada di kawasan ini dan juga pulau dengan fasilitas wisata yang paling lengkap. Sangat menyenangkan berjalan kaki menyusuri pulau ini. Pulau Gili Trawangan memiliki panjang 2 Km dan lebar 1,5 Km sehingga wisatawan dapat berjalan mengelilingi pulau ini dalam waktu hanya dua jam. Di tempat ini terdapat sebuah meriam yang merupakan sisa peninggalan tentara Jepang yang pernah menduduki pulau ini. Dari puncak sebuah bukit di Gili Trawangan pada saat matahari terbenam pengunjung dapat menikmati panorama ke arah Selat Bali dan menyaksikan Gunung Agung di Pulau Bali di kejauhan.

• Sukerara (Sukarare Village)
Desa tempat orang menenun, disinilah jika ingin membeli kain tenun tradisional khas Lombok, serta melihat bagaimana para penenun melakukan pekerjaannya. Sangat menarik untuk dikunjungi karena kegiatan sehari-hari masyarakat di desa ini telah menenun. Ciri khas tenunan dari desa Sukarara ini adalah tenunan memakai benang emas yang sering di sebut kain songket, desa ini telah dikenal menjadi salah satu obyek wisata yang banyak dikunjungi oleh para tamu nusantara maupun mancanegara. Di sepanjang jalan desa ini banyak toko-toko yang menjual kain tenun dari desa setempat maupun desadesa sekitarnya. Para wanita di desa dengan pakaian adat sasak selalu siap mendemontrasikan ketrampilan mereka. Lokasi 25 km dengan kendaraan dari kota Mataram.

• Rambitan/Desa Sade (Sade Village)
Desa asli Lombok, dengan rumah tradisional suku Sasak, terletak di desa Rambitan merupakan salah satu desa tradisional Sasak yang masih asli. Rumah-rumah penduduk dibangun dari konstruksi bamboo dan atapnya terbuat dari daun alang-alang. Dusun ini berpenghuni sekitar seratus orang dengan mata pencaharian utama adalah bertani. Usaha tambahan mereka adalah dengan menenun. Di dusun ini para pengunjung dapat menyaksikan kesenian Gendang Beleq dan tari Oncer.

• Kuta Lombok/Tanjung Aan (Kuta Lombok Beach)
Dikelilingi oleh deretan perbukitan. Di pagi hari pemandangan yang menakjubkan dapat dilihat dari puncak perbukitan tersebut sangat bagus sebagai lokasi untuk selancar angin maupun untuk olahraga pantai lainnya. Sangat digemari untuk berselancar dan berselancar angin. Disebut juga dengan pantai Mandalika dengan lampu-lampu yang berkilauan, tempat bagus untuk berenang dan setiap tahun ada perayaan menangkap/melihat Nyale fish.

 
Leave a comment

Posted by on 12 June 2010 in VLS 2012

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: