RSS

Preview Barcelona v Arsenal

06 Apr

Sepakbola indah. Kalimat ini sangat tepat untuk menggambarkan pertarungan dua tim berkarakter menyerang, Barcelona dan Arsenal. Perang yang ditunggu-tunggu. Pertandingan yang patut dirayakan dengan bergelas-gelas kopi dan cemilan karena laga ini tak pantas dilewatkan sedikit pun.

Menyaksikan duel kedua tim di leg pertama perempat final Liga Champions, Rabu (31/3/2010) lalu, rasanya tak ada satu menit pun waktu terbuang oleh permainan sia-sia.

Laga di Emirates itu memberikan nilai di setiap gerak pemain. Harus diakui, semua orang yang menontonnya akan berdebar melihat gerakan bola yang tak pernah berhenti mengalir ke setiap jengkal lapangan.

Gaya main seperti itulah yang kiranya bakal terulang pada leg kedua di Camp Nou, Rabu dinihari WIB (7/4) nanti. Kedua kubu yang akan memperebutkan satu tempat di semifinal sudah bertekad saling serang. Apa lagi alasannya kalau bukan untuk mengulang pertunjukan seni mengolah bola, menggiringnya di hadapan lawan, dan menyenangkan penonton lewat gol-gol indah.

“Kami harus sngat cepat (mengoper bola) dan menjaga konsentrasi kami hingga akhir laga jika kami ingin memilih lolos ke babak berikutnya,” tegas Pelatih Barca, Josep Guardiola, melalui situs resmi klub.

“Jika kami terus mengalirkan bola secara indah, bermain dengan banyak sentuhan dan membuatnya simpel, kami punya peluang lebih baik ke semifinal,” tambahnya.

Konsentrasi penuh sepanjang laga. Itulah yang ingin ditekankan oleh Guardiola kepada para pemainnya. Ketika faktor ini terlupakan, “Blaugrana” mendapat ganjarannya di 15 menit terakhir leg pertama. Sudah unggul 2-0 sampai menit ke-60, tim tamu malah kebobolan di menit ke-69 dan jelang akhir laga.

Kelelahan setelah tak berhenti bergerak mengurung lawan bakal menjadi catatan khusus bagi Guardiola dan anak asuhnya. Arsenal bisa saja memanfaatkannya, tapi bukan itu yang dimaui Pelatih Arsene Wenger. Pelatih yang dikenal dengan sebutan “Sang Profesor” ini juga sama ambisiusnya dengan Guardiola. Tutup pergerakan lawan, kuasai bola, dan cetak gol secepat mungkin, itulah prinsip Wenger untuk timnya.

“Ketika Anda tak memegang bola, Anda tak bisa main, terutama lawan Barcelona. Anda harus mempersempit ruang. Tentu saja, separuh pertandingan akan akan berada di lapangan tengah,” kata Wenger seperti dikutip Uefa.com.

Kini jelaslah bahwa lapangan tengah menjadi medan pertempuran sebenarnya. Barca dengan formasi paten 4-3-3 sudah sejak lama memahami permainan seperti ini. Otaknya siapa lagi kalau bukan Xavi Hernandez, sang “Master of Passing”.

Dibantu oleh Sergio Busquets dan Yaya Toure sebagai gelandang jangkar, Xavi akan menjadi penentu alur bola ke arah Lionel Messi, Pedro Rodriguez dan Thierry Henry, yang kemungkinan besar akan diplot sebagai pengganti Zlatan Ibrahimovic.

Hal yang cukup mengganggu bagi “Los Cules” ada di lini belakang. Dua bek sentral, Carles Puyol dan Gerard Pique, menjalani hukuman skors. Mau tak mau, Guardiola harus memainkan Rafael Marquez dan Gabriel Milito. Kedua bek ini baru menjalani kurang dari separuh laga Barcelona musim ini.

Di kubu Arsenal, lubang besar justru terjadi di lini tengah. Kapten sekaligus Cesc Fabregas harus absen karena akumulasi kartu kuning. Sayap kiri yang biasa diisi oleh Andrei Arshavin pun terpaksa diubah. Samir Nasri akan menjadi penyokong di lini ini, sementara dua gelandang bertahan Denilson dan Abou Diaby.

Maka, kemungkinan besar Samir Nasri akan diberi tugas sebagai pendorong bola. Perubahan peran Nasri akan menyeret Theo Walcott, yang pekan lalu menjadi cadangan, ke sayap kanan sejak menit pertama. “Kuncinya adalah penampilan kami dan bukan pada spekulasi siapa yang akan bermain,” tegas Wenger soal racikan tim yang akan dibawanya ke kandang Barca.

Jadi, kini saatnya menunggu seperti apa pertandingan malam nanti. Soal siapa yang menang dan kalah, biarlah kita terima sebagai sebuah kemakluman dalam sebuah pertandingan. Ada yang menang, pasti ada yang kalah. Yang penting, penonton mendapat hiburan memuaskan karena itulah sejatinya tujuan sepak bola profesional di belahan bumi mana pun.

Data dan statistik pertandingan:
Barcelona Vs Arsenal, Stadion Camp Nou, Selasa (6/4/2010) waktu setempat.
Siaran langsung RCTI, Rabu (7/4/2010) pukul 01.45 WIB

Perkiraan pemain:
Barcelona: Valdez; Alves, Marquez, Milito, Maxwell; Xavi, Busquets, Toure; Messi, Henry, Pedro.
Arsenal: Almunia; Sagna, Campbell, Vermaelen, Clichy; Walcott, Eboue, Diaby, Denilson, Nasri; Bendtner.

Pertemuan terakhir:
31-03-2010: Arsenal 2-2 Barcelona
17-05-2006: Barcelona 2-1 Arsenal
19-10-1999: Arsenal 2-4 Barcelona
29-09-1999: Barcelona 1-1 Arsenal

Sumber: sepakbola.com

 
Leave a comment

Posted by on 6 April 2010 in Football

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: